Minggu, 23 April 2023

Semua yang Perlu Kamu Ketahui tentang Rice Cooker: Dari Cara Kerja hingga Perawatan


Rice cooker atau penanak nasi adalah salah satu peralatan dapur yang paling sering digunakan di berbagai belahan dunia. Rice cooker digunakan untuk memasak nasi dengan cara menguapkan air pada suhu yang tepat sehingga nasi dapat matang dengan sempurna. Rice cooker pertama kali ditemukan di Jepang pada tahun 1955 oleh perusahaan Toshiba, dan sejak saat itu, rice cooker telah menjadi peralatan dapur yang sangat penting dan serbaguna di seluruh dunia.

Bagaimana Rice Cooker Bekerja?

Prinsip kerja rice cooker sangat sederhana. Saat kita memasukkan nasi ke dalam rice cooker dan menambahkan air, maka suhu di dalam rice cooker akan meningkat dan air di dalamnya akan mendidih. Ketika air sudah mulai mendidih, suhu akan tetap pada suhu mendidih dan air akan mulai menguap. Uap air yang terbentuk ini akan menaik ke atas dan membawa panas dengan melewati lubang-lubang yang terdapat pada bagian atas rice cooker. Ketika air sudah habis, suhu di dalam rice cooker akan meningkat dan termostat akan menghentikan pemanasan. Setelah itu, nasi yang sudah matang dapat kita nikmati.

part of rice cooker

Untuk mengetahui apakah nasi sudah matang, rice cooker dilengkapi dengan sensor suhu dan sensor tekanan. Sensor suhu akan mengukur suhu di dalam rice cooker dan sensor tekanan akan mengukur tekanan yang dihasilkan oleh uap air di dalam rice cooker. Dengan kombinasi dari kedua sensor ini, rice cooker dapat mengatur suhu dan tekanan secara otomatis sehingga nasi dapat matang dengan sempurna.

Komponen Utama Rice Cooker

bagian pemanas rice cooker

1. Inner pot

Inner pot atau wadah dalam rice cooker terbuat dari bahan aluminium atau stainless steel. Bahan ini dipilih karena dapat menyebar panas secara merata dan tahan terhadap korosi. Ukuran inner pot biasanya tergantung pada kapasitas rice cooker dan dapat diangkat dari rice cooker ketika nasi sudah matang.

2. Thermo Sensor

Thermo sensor adalah sensor suhu yang terdapat pada rice cooker. Sensor ini terhubung dengan bagian bawah rice cooker dan mengukur suhu di dalam rice cooker.

3. Pressure Sensor

Pressure sensor adalah sensor tekanan yang terdapat pada rice cooker. Sensor ini terhubung dengan bagian atas rice cooker dan mengukur tekanan yang dihasilkan oleh uap air di dalam rice cooker.

4. Heating Plate

Heating plate adalah komponen yang menghasilkan panas pada rice cooker. Pada rice cooker modern, heating plate menggunakan pemanas listrik. Namun pada rice cooker tradisional, heating plate menggunakan api kompor.

5. Lid

Lid atau penutup rice cooker adalah bagian yang digunakan untuk menutupi rice cooker ketika nasi sedang dimasak. Pada rice cooker modern, lid dilengkapi dengan lubang-lubang kecil yang digunakan untuk melepaskan uap air yang terbentuk. Lubang-lubang ini juga berfungsi untuk menjaga tekanan di dalam rice cooker agar tidak terlalu tinggi.

6. Control Panel

Control panel adalah komponen yang digunakan untuk mengatur waktu memasak dan suhu pada rice cooker

Rice Cooker Modern vs Rice Cooker Tradisional

Rice cooker modern biasanya dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti mode memasak berbeda, timer, dan fungsi menjaga hangat. Rice cooker modern juga menggunakan pemanas listrik yang lebih efisien dan lebih mudah digunakan. Beberapa rice cooker modern bahkan dilengkapi dengan teknologi cerdas seperti pengaturan suhu otomatis dan kemampuan untuk memasak berbagai jenis nasi, seperti nasi basmati dan nasi pulen.

Sementara itu, rice cooker tradisional biasanya menggunakan api kompor sebagai sumber panas. Rice cooker tradisional juga memiliki kelebihan dalam menghasilkan nasi yang lebih lezat dan aroma yang lebih harum karena nasi matang di atas api langsung. Namun, rice cooker tradisional lebih sulit digunakan dan lebih lambat dalam memasak nasi. Selain itu, karena menggunakan api, ada risiko terjadinya kebakaran jika tidak diawasi dengan baik.

Perawatan Rice Cooker

Untuk memastikan rice cooker dapat bertahan lama dan bekerja dengan baik, diperlukan perawatan yang tepat. Berikut beberapa tips perawatan rice cooker:

1. Bersihkan secara teratur

Rice cooker perlu dibersihkan setelah setiap kali digunakan. Bersihkan bagian dalam rice cooker dengan air hangat dan sabun ringan. Pastikan untuk mengeringkan rice cooker sebelum menyimpannya.

2. Jangan gunakan bahan abrasif

Jangan menggunakan spons atau bahan pembersih yang kasar pada rice cooker karena dapat merusak permukaannya.

3. Jaga agar lid tetap bersih

Pastikan untuk membersihkan lubang-lubang pada lid dengan cara membersihkan bagian dalam lid dengan air hangat dan sabun ringan. Hal ini akan membantu menjaga agar lubang-lubang pada lid tidak tersumbat oleh kotoran dan uap air dapat keluar dengan baik.

4. Jangan merusak heating plate

Hindari menggores atau mengikis permukaan heating plate karena hal ini dapat mempengaruhi kinerja rice cooker.

Kesimpulan

Rice cooker adalah peralatan dapur yang penting dan serbaguna yang digunakan untuk memasak nasi dengan cara menguapkan air pada suhu yang tepat. Rice cooker modern dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan, seperti mode memasak berbeda, timer, dan fungsi menjaga hangat. Sementara itu, rice cooker tradisional menggunakan api kompor sebagai sumber panas dan memiliki kelebihan dalam menghasilkan nasi yang lebih lezat dan aroma yang lebih harum. Untuk memastikan rice cooker dapat bertahan lama dan bekerja dengan baik, diperlukan perawatan yang tepat seperti membersihkan secara teratur, tidak menggunakan bahan abrasif, menjaga agar lid tetap bersih, dan tidak merusak heating plate.

1 komentar:

  1. Saat ini jadi alat elektronik dapur yang vital, karena masak nasi sekarang rata² rumah tangga pakai ini.

    BalasHapus